5 Tanda Mending Beli HP Baru Dibanding Servis HP Rusak

Jangan Tunggu Rusak! Ini 5 Tanda Harus Segera Mengganti HP Baru

 

Ada kalanya HP yang rusak malah bikin situasi jadi dilema. Di satu sisi, maunya servis supaya lebih murah. Di sisi lain, beberapa jenis kerusakan pada HP juga bikin harga servis membengkak dan bikin boncos. 

 

Kalo udah gini, tentu aja beli HP baru jadi lebih menggiurkan ketimbang harus servis mahal-mahal. Udah gitu makan waktu lama pula. Padahal, HP sudah jadi kebutuhan tinggi dalam aktivitas sehari-hari setiap orang di jaman sekarang. 

 

Apakah kamu sedang mengalami situasi ini? Jika ya, mungkin kamu terjebak di antara pikiran, harus servis atau lebih baik beli tunai atau pakai aplikasi kredit HP tanpa DP ya? Sebelum itu, yuk ketahui 5 tanda umum di mana kamu lebih baik beli HP baru dibanding servis HP rusak. 

 

Kerusakan terjadi di wilayah vital smartphone

 

Layar smartphone dan sistem adalah dua di antara bagian vital smartphone yang jika rusak, maka biaya servisnya biasanya akan besar. Terlebih jika smartphone yang kamu gunakan merupakan smartphone flagship. Otomatis, harga spare parts seperti layar tentu akan jauh lebih mahal dibanding rata-rata smartphone entry level atau mid range. Layar smartphone yang pecah dan sistem yang terkena air, cenderung merupakan kerusakan vital yang biasanya akan memerlukan penggantian atau waktu servis lebih lama. Di sinilah, kamu bisa mulai menghitung biaya servis vs biaya jika beli baru. Syukur-syukur kalau masih ada asuransi gratis dari brand atau distributor smartphone-mu. 

 

Biaya servis lebih besar dibanding harga beli baru

 

Sejalan dengan kerusakan yang terjadi di wilayah vital smartphone, biaya servis biasanya juga diakumulasi dengan biaya jasa perbaikan, bukan hanya harga spare parts rusak yang perlu diganti. Hal inilah yang perlu kamu tanyakan atau pastikan juga ke tempat servis sebelum memulai men-servis smartphone-mu. Jangan sampai ketika servis selesai dan diambil, harganya jauh dari perkiraan awal karena ada tambahan ini dan itu atau biaya jasa yang tinggi. 

 

Umur smartphone sudah tua

 

Seperti iPhone 6 contohnya. Makin tua umur iPhone, maka otomatis tidak lagi akan mendapat support dari Apple untuk sistem operasinya. Otomatis, lama-kelamaan iPhone yang seri lama tidak akan bisa digunakan untuk mengunduh aplikasi terbaru, mulai lemot, dan berbagai masalah lainnya terkait sistem. Mau tidak mau, sebagai pengguna iPhone, kamu akan perlu ganti iPhone baru atau beralih ke smartphone lainnya. 

 

Di sinilah, mengganti HP baru akan lebih masuk akal ketimbang harus men-servis smartphone yang umurnya sudah tua dan secara sistem sudah tidak lagi mendapat dukungan dari produsennya.

 

Tidak ada HP cadangan

 

Beberapa jenis kerusakan HP membutuhkan waktu servis yang lama. Belum lagi antrian pelanggan. Sementara, kebutuhan akan HP dalam kegiatan sehari-hari sudah menunggu. Pasti akan repot kalau kamu nggak punya HP cadangan. Dalam posisi ini, beli HP baru bisa jadi solusi paling praktis yang bisa kamu lakukan daripada harus servis lama dengan biaya tinggi. 

 

Ada tawaran cicilan 0%

 

Bagi sebagian orang, memutuskan beli HP baru tentu nggak bisa buru-buru. Apalagi kalau sudah terkait keuangan. Segala sesuatu yang mahal atau bahkan cicilan, harus melihat pada prioritas dan anggaran keuangan saat ini. 

 

Oleh karena itulah, tawaran cicilan 0% dan berbagai promo khusus beli gadget akan sangat dibutuhkan dan membantu di tengah kondisi mendesak. Menariknya, tawaran cicilan 0% yang identik dengan kartu kredit, kini nggak lagi hanya akan kamu temukan di kartu kredit bank, lho. Sebab, dengan aplikasi kredit HP tanpa DP seperti Kredivo, kamu juga bisa mendapatkan layanan kredit HP dengan cicilan 0%, tanpa DP, dan 100% online. 

 

Yang perlu kamu lakukan untuk bisa kredit HP pakai Kredivo pertama kali adalah mendaftar akun, khususnya akun Premium. Download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, dan pastikan kamu: 

 

  1. Sudah berusia minimal 18 tahun. 
  2. Punya penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri. 

 

Selain limitnya besar, bisa sampai Rp 30 juta, Kredivo juga menggandeng banyak e-commerce dan merchant populer sebagai mitra. Untuk kredit HP, contohnya ada Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.id, Erafone, Samsung Store, atau Xiaomi Store, yang bisa kamu sambangi dan kredit dengan menggunakan Kredivo sebagai metode pembayaran. 


Menarik, bukan?

 

Cicilan 0% dengan Kredivo berlaku untuk opsi tenor 3 bulan. Di mana minimum transaksi yang harus kamu lakukan adalah 500 ribu supaya bisa cicilan. Kalau mau cicilan dengan tenor lebih panjang, kamu bisa memilih opsi cicilan dengan bunga rendah dari Kredivo, hanya 2,6% per bulan. Opsi tenornya ada 3 yaitu 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Cicilan 0% dengan tenor 3 bulan akan bermanfaat jika kamu mau kredit HP pengganti atau HP cadangan yang murah kisaran Rp 1 juta sampai Rp 3 jutaan. Sementara untuk kredit HP flagship, cicilan 12 bulan dengan bunga rendah dari Kredivo bisa jadi opsi terbaik.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.